Posts

Showing posts with the label Religi

Belajar Dari Cerita Siti Hajar dan Ismail

Mungkin Anda pernah dalam kondisi terpuruk, merasa terhimpit dan lelah menjalani hidup. Saya dulu pernah mengalami hal yang sama. Namun ada satu cerita yang selalu membangkitkan semangat saya, dan insya Allah semangat kita semua. Cerita ini menyakinkan saya, bahwa Tuhan adalah sebaik-baiknya Sang Penolong.  Suatu saat Nabi Ibrahim diperintah Allah untuk meninggalkan Siti Hajar dan anaknya Ismail di sebuah gurun pasir gersang. Kelak menjadi kota Makkah. Nabi Ibrahim kembali ke kota asalnya Kan'aan dengan keyakinan bahwa anak dan istrinya ada dalam pengawasan Allah.  Dalam kondisi berdua, Ismail menangis karena lapar dan dahaga. Siti Hajar sang ibu berusaha mencari air. Ia melihat bukit Shafa, dilihatnya ada kemilau air. Ia setengah berlari menuju bukit itu. Sesampainya di sana, tidak ia jumpai air setetespun.  Ia melihat bukit Marwa, dilihatnya ada kemilau air. Ia setengah berlari menuju bukit itu. Sesampainya di sana, tidak ia jumpai air setetespun. Kembali l...

Cobaan Tak Membuat Fery Jatmiko Lemah Jalani Hidup

Image
Kita menyadari bahwa manusia wajib berikhtiar mencari rejeki tetapi Sang Maha Pemberi Rejeki-lah yang menentukan besaran nilainya, berdasar hasil kerja keras atau faktor lainnya. Kecelakaan kerja yang dialami Fery Jatmiko (30) lima tahun silam telah mengubah jalan hidupnya, termasuk dalam hal pekerjaan. Ia tak akan pernah lupa bagaimana kecelakaan di instalasi listrik telah membuat tangan kirinya lentur seolah tanpa tulang. Praktis, dalam segala aktivitas ia banyak mengandalkan tangan kanannya. Namun siapa sangka dibalik kondisi tangan kirinya itu, ternyata Fery mampu mengendarai sepeda motor, bahkan ia sanggup membawa istri dan kedua putrinya yang masih kecil dalam jarak yang cukup jauh. “Alhamdulillah dikasih kemampuan oleh Allah.” Ujar Fery ketika mempraktikkan cara ia mengendarai motor. Bagi pria kelahiran Tegal ini, keterbatasan yang dimiliki tak akan menghambat segala aktivitasnya. Fery sering dimintakan tolong oleh temannya untuk mengumpulkan kardus tak terpakai di ...

Obat Hati

Dalam kesempatan yang berbahagia ini ijinkanlah saya menyampaikan rangkuman acara Mario Teguh Golden Ways (MTGW ) di Metro TV Edisi Minggu 11 Januari 2009 dengan topik - TOMBO ATI - sebagai berikut: TOMBO ATI Obatnya Hati I. Mengerti maksud Tuhan. II. Sembahlah Tuhan. III. Hiduplah dengan Sesama dalam Kebaikan IV. Ahlikan diri dalam Ketabahan V. Getarkanlah dada dengan nama Tuhan Summary: Hidup itu hanya indah seindah kualitas HATI. Tuhan memuliakan kita karena yang kita UPAYAKAN, bukan dari yang kita miliki. Hati yang indah itu, adalah penampilan terbaik. Komunikasi kita dengan TUHAN, lebih penting dari pekerjaan kita. Tetapi komunikasi kita dengan Tuhan baru akan menjadi pengubah nasib, bila kita melakukannya dalam pekerjaan kita. Tahun 2009 ini kita harus menjadi pribadi baru dan kita berbicara mengenai HATI. Sebetulnya hati kita memiliki kemampuan untuk mengobati sendiri bila kita mengihklaskannya...

Istiqomah

Sekuat apa pun sebatang pohon, tidak akan pernah bisa lepas dari ketergantungan dengan air. Siraman air menjadi energi baru buat pohon. Dari energi itulah pohon mengokohkan pijakan akar, meninggikan batang, memperbanyak cabang, menumbuhkan daun baru, dan memproduksi buah. Seperti itu pula siraman ruhani buat hati manusia. Tanpa kesegaran ruhani, manusia cuma sebatang pohon kering yang berjalan. Tak ada keteduhan, apalagi buah yang bisa dimanfaatkan.  Hati  menjadi begitu kering. Persis seperti ranting-ranting kering yang mudah terbakar. Allah swt. memberikan teguran khusus buat mereka yang beriman. Dalam surah Al-Hadid ayat 16, Yang Maha Rahman dan Rahim berfirman, “Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman untuk tunduk hati mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka). Janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya telah diturunkan Al-Kitab kepadanya, kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka. Lalu, hati mereka menjad...

Air Mata yang Diberkahi

Assalamualaikum Warohmatullohi Wabarokatuh Bismillahirrohmaani rrohiim Dan apabila mereka mendengarkan apa yang diturunkan kepada Rasul (Muhammad), kamu melihat mata mereka mencucurkan air mata disebabkan kebenaran (Al Qur'an) yang telah mereka ketahui (dari kitab-kitab mereka sendiri); seraya berkata: "Ya Tuhan kami, kami telah beriman, maka catatlah kami bersama orang-orang yang menjadi saksi (atas kebenaran Al Qur'an dan kenabian Muhammad saw.) QS. Al-Maaidah (5) : 83. Air mata yang menitik pelan melintasi kedua pipi kita ternyata tidak semata buliran air yang keluar dari kelopak mata, tapi ada rembesan makna yang penuh hikmah di mata Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Bahkan, keluarnya air mata akan menjadi penyebab hidup seseorang dalam keberkahan. Dalam sebuah sabdanya, Rasulullah Salallohu 'alaihi wasallam pernah menyampaikan bahwa ada dua tetesan (qatrataani) yang dibanggakan dan kelak akan menjadi saksi di Hari Pengadilan, yaitu tetesan darah syuhada yang wafat ka...